Pages

1 Akan Rindu

Rabu, 29 Mei 2019

Akan rindu, padamu Ramadhan. Dimana  hanya kulihat kebaikan, hanya kulihat kelembutan, hanya kulihat ampunan.

Akan rindu, padamu Ramadhan. Pada sepertiga malammu dimana banyak yang menengadahkan tangan, meminta ampunan, memohon harapan. Dan makan saur menjadi ladang kebaikan.

Akan rindu, padamu Ramadhan. Dimana kurasa perasaan yang terkadang mengeluh karena menahan. Menahan dahaga, menahan lapar, pun menahan amarah yang sepatutnya lah dikerjakan.

Akan rindu padamu Ramadhan. Pada adzan magrib yang amat spesial. Dimana seteguk air adalah kenikmatan, dan penyet tahu tempe menjadi pemersatu obrolan seru di meja makan.

Akan rindu, padamu Ramadhan. Pada pemandangan dimana setiap orang berlari ke rumahMu. Masjid menjadi tujuan, tarawih menyatukan dan bersalaman memulai kisah memaafkan.

Akan rindu, padamu Ramadhan. Pada setiap orang yang kau lembutkan, memberikan hartanya di jalanMu. Agar mereka berbagi sandang pangan atau perlengkapan lebaran untuk yang membutuhkan atau pun demi silaturahmi yang dipertahankan. 

Marhaban Ya Ramadhan

Paiton, 30 Mei 2019
Nat.

0 Harga

Selasa, 28 Mei 2019

Jika kamu melihat setiap apa yang kamu lakukan "berharga (punya harga), maka tidak menutup kemungkinan kamu akan memberikan digit harga dari setiap usahamu. Iya, menghargai usaha itu memang perlu tapi bukan memberikan digit pada usaha itu sendiri. Kamu akan mengenal yang namanya laba rugi daripada proud of your self. Kamu akan ngerasa jualan aja atas apa yang uda kamu lakuin. Tapi, beda halnya kalo kamu lebih menghargai dengan menerima usahamu, menerima apapun hasilnya sebagai bagian dari proses serta melihat kenyataan yang gak sesuai sebagai kesempatan. Iya, rasanya akan beda. Kamu hanya akan ngerasa laba aja.