Rindu menjadi akumulasi
Melalui hari hari dengan menanti
Kau menjadi mimpi oleh diri yang hina ini
Kapan menjadi pertanyaan yang berulang
Dari harapan yang tak pernah muram
Untuk sekedar menghapus rengekan rindu yang dalam
Sudikah takdir menuliskan pertemuan
Bagi rindu yang dalam
Untuk sekedar membiarkan ia hangus oleh tatapan
Biar hanya sekedar obrolan " apa kabar?"
~Nat

0 komentar:
Posting Komentar