Pages

0 Sulit

Minggu, 20 November 2016

Terkadang memikirkan seseorang lebih berat dari sebuah kepentingan kebanyakan
Pribadi bertarung dengan sosial
Pribadi menjadi khalayak, masyarakat sekitar yang meramaikan fikiran
Lebih sulit memahami dirinya dari sebuah lukisan abstrak
Lebih sulit mencintainya dibandingkan sebuah puisi

Ia begitu rumit, mencintainya sulit

0 Sepi

Sabtu, 12 November 2016

Tiada pundak , tak ada pantai untuk berteriak
Hanya kamar kosong dan bayangan usang menyanyikan lagu pengantar tidurku seharian

Tak ada suara yang mampu kudengar kecuali suara sendiri
Tak ada hati yang mampu kupahami begitupun hati sendiri

Hingar...hingar...dan sepi
Tertawa sendiri, menipu hati
Seperti merantau dan tak mampu kembali
Dari rasa senang hati
Lantas, esok akankah kuulangi kembali
Hari ini yang sepi
Semoga aku masih sanggup berdiri

0 Malam, dan hal yang aku benci

Selasa, 08 November 2016

Kembali dipanggil malam, ialah ingatan masa silam tanpa kuundang
Malam mengajakmu bermain dalam pikiran
Antara ada dan tiada
Bahagia dan nestapa
Kau melibatkannya,
Menyajikan padaku sebagai hidangan makan malam kita, menjadikannya sebagai penyedap agar kulahap menyantap
Kau yang samar kupandang
Kau yang pantang kukenang

Sunyi yang malam sebabkan
Membuat cambuk bagi kesendirian
Dan kau tersenyum dalam sebuah pelukan perempuan
Lalu kusadar ini hanyalah perasaan
Perasaan sendirian...

Kubataskan pikiran, untuk pantang memandang
Kubuka jendela rumahku, lalu kuhamburkan kau dalam udara
Dan kuhirup kembali untuk melanjutkan hari

Kau berdiam diri dalam paru paru
Menjadi udara bagi tubuh yang semakin renta
Mengalir seperti darah dalam setiap nadi
Dan aku merasa berubah diri
Seperti diri yang kuhindari

Hari hariku yang candu
Dari cinta yang hanya meminta
Dari harap yang selalu menganga
Seperti waktu yang tak pernah terukur
Ia terlalu hebat untuk hanya kubabat

Lalu kusebut ini sebagai, "kombinasi yang menyakitkan"