Pages

Rumah baru

Selasa, 24 Mei 2016

Ijinkanku tinggal biar sebentar
Aku ingin menulis kenangan, biar hanya satu hembusan
Percayalah aku bukan berlanglang
Tapi aku sedang nyaman

Ada sebuah hadiah dari Tuhan
Yang baru kutemukan,
Tentang kesederhanaan yang pernah menjadi enggan
Kini kupakai sebagai hiasan
Dari hidup yang tak sebentar

Tuhan mendatangkannya dengan cinta,
Dan dengan cintalah aku merangkulnya,
Tanpa mengenal patuh , tangan sigap dan begitu erat
Lalu indah menjadi dekor megah
Dari hari yang berjalan tanpa perintah

Aku butuh ijin dan alasan tepat
Biar hanya kutinggal cepat
Wajah wajah kekhawatiran itu
Membuat ku berat, biar hanya pamit sejenak...

Lelahkah , dengan rumah baru ini?
Ataukah menjadi lengah?
Ternyata aku masih seorang hambanya yang lemah
Dan kurasakan keduanya berkecamuk didalamnya
Menyajikan aku pilihan yang tak mudah
Semoga aku tak salah

Dua tangan ini, dua kaki ini
Bisakah ku nilai sanggup?
Mengemban amanah dari hadiah Tuhan yang terindah
Bisakah ku rangkul semuanya
Tanpa rasa lengah
Tanpa salah
Tanpa ada khilaf

Namun, kuasanya sungguh luar biasa
Aku hanya mampu banyak berserah
Semoga diri lebih mampu membagi
Dari hanya sebuah amoeba
Hati tak bergeser dari sebuah fitrah
Dan semoga hidup tetap barokah

0 komentar:

Posting Komentar