Nasibku sedang termangu, dengan waktu yang berlalu ditemani ragu. Tanpa tahu, kapan ia menemui tepat yang diharap.
Kapan aku tahu, kapan kamu tahu
Kita berdua sedang kompak dengan rasa ingin tahu
Kita berdua bertanya pada diri dan waktu
Pada hal yang tak tentu
Kita berdua apakah sedang ragu?
Lalu, kita jadikan waktu sebagai alasan
Atau malah berkata takdir dan garis tangan?
Dimana ketegasan, dimana kemauan?
Untuk sekedar memerintahkan kaki maju ke depan
Biarpun mulut tetap bungkam
Lalu kita katakan, bisakah ada sekali lagi kesempatan
Atau malah diterpa ketakutan
Untuk mengulang kegagalan
Dan berusaha melalui tahapan, biarpun kembali gagal

0 komentar:
Posting Komentar