Pages

0 Saat itu juga

Sabtu, 29 Juli 2017

Saat itu juga kamu akan bertanya mengapa
Saat itu juga kamu akan bertanya bagaimana
Saat itu juga kamu akan bertanya apa seharusnya

Dan saat ini juga kan ku jelaskan, tentang kau yang bertanya banyak hal
Dan saat ini pun kau baru sadar

0 Di jalanan

Selasa, 28 Maret 2017

Aku menantimu di jalanan
Ku tonton orang berlalu lalang, entah dengan tujuan atau hanya menyegarkan fikiran

Mataku menjadi pengamat terbaik saat itu,  seperti pertama kali kau memandangku dan saat itu juga aku membunuh seribu elang yang liar beterbangan

Aku tak mau ketinggalan,  biar hanya pandangan sebelah mata dan sekali lagi cinta sebelah tangan

Perasaanku menjadi meluap luap kepanasan
Ingik kubunyikan klakson pada semua hambatan dan menembus marka jalanan
Agar kau tak terlewatkan

Ingatlah aku menantimu di jalanan....

0 Tentang perasaan

Pada akhirnya sebaik apapun moment yang kita miliki dengan siapapun
Hanya akan menjadi kenangan
Yang mungkin kita ingat saat sendirian atau sekedar menikmati hujan

Ada waktu dimana semua akan bertemu dan berpisah
Baik karena jarak atau waktu
Bahkan perasaan,  bahkan fikiran,  yang orang sebut salah faham

Dan kemudian ada saatnya
Kita terjebak dengan masa silam dan kerinduan

0 Sastra di pantai

Minggu, 19 Maret 2017

Ada sepasang mata elang yang sedang mendarat di bumi Tuhan. Indah,  tajam, satu dari kesekian. Mata itu terbang pada berbagai pandangan ciptaan Tuhan, dan membuatku terkesima tenggelam.

Pukul 12.00 siang,  ia berani menerkam panasnya pantai dan hutan bakau. Memandang dan seketika diam, entah apa yang dilakukannya dalam secarik kertas dan pena hitam. Keringatnya yang bercucuran pada kening atau bahkan seluruh badan,  yang mungkin terkalahkan dengan asyiknya pemikiran. Terabaikan...
Setiap langkah yang bergerak,  tak menggertak. Dan pandanganku tak pernah bertemu dengannya bahkan setelah terlewatkan.

Pukul 12.00 siang yang terjadi saat itu adalah,  aku tak mengenal namanya