Aku menantimu di jalanan
Ku tonton orang berlalu lalang, entah dengan tujuan atau hanya menyegarkan fikiran
Mataku menjadi pengamat terbaik saat itu, seperti pertama kali kau memandangku dan saat itu juga aku membunuh seribu elang yang liar beterbangan
Aku tak mau ketinggalan, biar hanya pandangan sebelah mata dan sekali lagi cinta sebelah tangan
Perasaanku menjadi meluap luap kepanasan
Ingik kubunyikan klakson pada semua hambatan dan menembus marka jalanan
Agar kau tak terlewatkan
Ingatlah aku menantimu di jalanan....

0 komentar:
Posting Komentar